Makan Bareng

Kebersamaan yang sudah lama tak terlihat di kelasku, walupun tak hadir semuanya tapi tetep ada kebersamaan di dalamnya. Kelasku memang kompak, setiknya itu menurutku. Hari ini beberapa teman yang dapat beasiswa menyisihkan sedikit hasilnya untuk berbagi ke teman-teman yang lain, perlu dilestarika hahaha.
Warung makan yang menjadi tempat persinggahan dalah warung inyong, terletak di daerah pogung tepatnya di pinggir sawah. Yang paling istimewa dan menyenangkan karena bisa makan gratis. Mudah-mudahan bisa sering-sering makan bareng kayak tadi siang, minimal sebulan sekali pasti menyenangkan.
Proses acaranya berlangsung ramai, mulai dari foto-foto, guyonan, dan yang jelas initinya adalah makan bareng, tapi ada beberapa teman yang pas lagi puasa karena pas hari senin basanya memang banyak yang puasa, memang hebat-hebat temanku ini. Udah dulu ah. aku mau tidur dulu, capek baru tiba dirumah. Jogja-Kebumen naik motor sendirian.

Fenomena Warung Burjo di Yogyakarta

Burjonan atau warung burjo yang identik dengan orang sunda khususnya kuningan (itu menurut saya). Sebenarnya burjo itu merupakan singkatan dari bubur kacang hijau, tetapi jarang sekali warung burjo di Yogyakarta yang menyediakan bubur kacang jijau. Warung burjo telah menjamur di kota Yogyakarta, dan yang menjadi pelanggan dan target utamanya adalah kaum mahasiswa. Entah bagaimana awalnya kenapa warung burjo ini hanya ada di Jogja, tak ada di kota-kota lain walaupun banyak juga dikota lain yang jumlah mahasiswanya tidak sedikit seperti semarang, solo, bandung. Itulah fenomena warung burjo di Yogyakarta. Mungkin kalau tidak ada warung burjo disini, mahasiswa akan merasa susah. Karena apabila ingin membeli makanan atau sekedar minum di tengah malam akan susah (pengalaman pribadi).

Pembayaran KKN PPL UNY 2012

Saya pun tak mau banyak komentar soal ini, hanya saja saya agak aneh melihat begitu banyaknya mahasiswa yang mau membayar sampai-sampai terlihat antrian yang luar biasa. 
Bayangkan saja saya sendiri dari jam setengah sembilan pagi baru bisa membayar sekitar jam 1 an.
Luar biasa, tragedi ini membuat saya tertawa.. buat apa teknologi yang semakin canggih kalau masih ada hal-hal yang semacam ini masih sering terjadi.. Betapa lucunya.

Pemulung dilarang masuk kampus

Banyak tulisan yang berbunyi pemulung dilarang masuk kampus disekitar kampusku meuntut ilmu.
Berbagai macan alas mengapa tulisan itu bisa dipajang pun muncul dengan banyak versi mulai dari alasn keamanan, ketertiban, keindahan dal lain sebagainya. Mungkin bagai mereka yng menulis pemulung dilarang masuk kampus berfikir bahwa pemulung merupakan sampah masyarakat, sekumpulan orang-orang miskin, gembel jalanan, dan berbagai macam sebutan yang kurang enak bagi mereka yang dilarang keras memasuki sutu wilayah khususnya wilayah kampus karna dianggap sebagai biang ketidakamanan dan sejenisnya.
Padahal ada beberapa orang yang menjadi pemulung untuk menghidupi keluarganya dari profesinya tersebut. Kontras memang.., mereka selalu dicurigai jikalau mereka memasuki suatu wilayah. Banyak orang-orang yang kadang berbicara "hati-hati.. ada pemulung ., awasi mereka jangan-jangan mereka mau nyuri..'. Padahal tidak semua pemulung seperti yang mereka anggap selama ini.

Kampusku tak sehijau dulu

Kampusku tak sehijau dulu itulah kata-kata yang spontanitas keluar dari mulutku. kenapa bisa begitu,,? karna ranting-ranting pohon yang rindang itu banyak yang ditebangi, banyak gedung-gedung yang baru dibangun tanpa memperhatikan kehijauan kampus.
Sungguh terasa gersang kampusku saat ini.

Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha

Alhamdulillah, puji syukur itulah yang terucapdari saya pribadi karena masih bisa melawati hari raya idul adha kemarin Minggu 6 November 2011. Walaupun ini sudah terlampau lama tidak ada salahnya unuk berbagi cerita kepada dulnia luar tentang kebersaman yang timbul di hari yang bermakna besartersebut.
Dengan semangat yang tinggi saya dan para penduduk sekitar rumah bergotong-royon untuk mengaolah daging qurban untuk dibagikan ke masyarakat sekitar. Yaa .. walaupun saya sendiri tak sampai selesai membantu mereka karena saya harus kembali untuk berangkat menuju kota pelajar. Tetapi kebersamaan yang hanya sebentar itu tetap bermakna.

Bahaya Merokok

Hidup sehat tanpa merokok.
Rokok... tak asing lagi untuk dinikmati kaum lelaki bahkan sebagian kaum wanita. Apakah anda perokok, atukah hanya kadang –kadang ataukah perokok pasif...? Yang jelas semuanya itu tidak baik untuk kesehatan.
Banyak saya bertanya kepada mereka yang selalu menikmati rokok di setip harinya, kebanyakan mereka sebetulnya ingin berhenti merokok. Tapi mereka biasanya hanya kepingin tanpa ada tindakan yang nyata. Memang tidak mudah si... kalo memang benar-benar sudah kecanduan apa itu yang namanya rokok. Tetapi, jika ada tekad yang kuad semua pasti bisa karna tidak ada hal yang tidak mungkin... *lebay..
Sebetulnya para perokok itu takut akan bahnya merokok seperti, terkena kanker dikemudian hari, kolesterol meningkat, detak jantung tidak beraturan, penyakita maag,hingga masalah penampilan seperti gigi menguning serta nafas bau tembakau serta baju bau asbak.
Alasan orang merokok bermacam-macam. Ada orang yang merokok karena ingin mendapatkan efek segar misalnya senang, marah, pusing, yang memicu keinginan untuk merokok atau tubuh meminta jatah merokok karena sudah kecanduan. Atau merokok karena gengsi, biasanya ini terjadi pada kalangan remaja, karena teman-temannya meokok maka malu jika tidak ikut merokok.
Sebetulny kita sadar akan bahaya merokok, maka saya serankan kepada sahabat sekalian untuk hidup tanpa merokok.

Nasib Anak Bangsa

Pada masa sekarang ini belajar merupakan salah satu hal yang wajib, bahkan hampir nomor satu. Belajar merupakan sebuah tangga untuk mencapai cita-cita yang kita inginkan. Tetapi di Negara kita ini masih banyak juga warga kita yang tak mengenal bangku pendidikan, bahkan sekolah dasar pun tak tamat. Padahal untuk menjadi Negara yang maju, penduduknya harus mempunyai pendidikan yang baik. Bagaimana Indonesia akan maju jika rakyatnya banyak yang tidak berpendidikan. Begitu sulitkah untuk belajar bagi masyarakat miskin. Sebetulnya masyarakat yang tidak mampu untuk membayar biaya pendidikan pun punya hak untuk belajar. Apakah yang terjadi di Negara kita ini? Apakah memang takdir hidup mereka seperti itu, atau memang ada kesalahan yang terjadi di Negara kita. Bahkan kelihatannya pemerintah pun tidak terlalu memikirkan nasib-nasib rakyatnya yang sangan membutukkan pertolongannya. Sepertinya pemerintah hanya memikirkan pembangunan-pembangunan kota, tetapi pemerintah tidak memikirkan pembangunan rakyatnya. Padahal pembangunan kota tanpa diimbangi dengan pembangunan masyarakat, khususnya pendidikan sebetulnya tidak ada gunanya. Hanya masyarakat kelas atas yang mereka pikirkan, tetapi mereka tidak pernah memikirkan masyarakat kelas bawah atau masyarakat miskin. Memang malang nasib masayarakat miskin, seharusnya nasib mereka tidak seperti yang terjadi sekarang ini jika pemerintah memang benar-benar memperhatikan semua rakyatnya.

Masyarakat kelas bawah dan masyarakat miskin seperti anak jalanan seharusnya tidak berada di jalan-jalan, tetapi mereka seharusnya berada di bangku sekolah untuk belajar. Bukannya mereka tidak ada kemauan untuk belajar, tetapi uang yang menghalangi mereka belajar, untuk hidup dan makan sehari- hari mereka saja masih sangat kekurangan, apalagi untuk biaya sekolah yang mahal. Masyarakat miskin seperti anak jalanan harus bekerja keras mencari uang dengan cara mereka mengamen, menyemir sepatu, pokoknya pekerjaan yang tak layak buat anak-anak yang seharusnya sedang menikmati masa anak-anaknya dengan belajar dan sebagainya Tetapi apa yang terjadi?

Ini sebetulnya pekerjaan yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah. Tetapi sepertinya pemerintah belum sepenuhnya dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengahdapi  persoalan anak – anak yang putus sekolah. Bahkan sepertinya pemerintah terkesan gagal melaksanakan tugasnya untuk memberikan pendidikan kepada anak bangsa. Memang benar di media-media baik cetak maupun elektronik kita sering mendengar sekolah gratis. Tetapi itu semua hanyalang omong kosong. Memang biaya SPP gratis, itupun hanya untuk sekolah yang negeri, kalau sekolah yang swasta SPP tetap harus membayar.

Walaupun SPP gratis tetap saja biaya untuk masuk sekolah pun tidak gratis. Belum lagi ditambah dengan biaya membeli seragam sekolah, alat tulis dan keperluan sekolah yang lain. Ini merupakan beban yang berat untuk masyarakat miskin, mereka tak mempunyai uang lebih untuk membeli keperluan sekolah yang harganya pun tidak murah. Buku pelajaran yang seharusnya siswa tidak harus membayarpun harus membayar jika ingin memilikinya, jika mereka tidak membayar berarti mereka tidak mendapatkan buku pelajaran.

Bagaimana pemerintah ini? Sekolah gratis hanya mimpi belaka…! Karena kenyataannya sekolah tetap saja harus mengeluarkan banyak uang. Bagaimana bisa masyarakat yang tak memepunyai banyak uang bisa sekolah? Itu hanya mimpi sebagian anak-anak bangasa yang kurang beruntung.

Indonesia sebetulnya mempunyai factor penunjang yang besar untuk menjadi Negara maju, karena penduduknya yang besar. Tetapi ini sulit dilakukan karena sumber daya manusianya kurang bagus dibandingkan dengan Negara lain. Faktor utamanya adalah dalam bidang pendidikan. Jika pendidikan di Indonesia diutamakan pasti Indonesia tidak akan carut-marut seperti ini. Seharusnya pemerintah membebaskan semua biaya pendidikan untuk masyarakat yang kurang mampu. Tidak hanya biaya pendidikan tetapi semua yang menunjang untuk pendidikan itu digratiskan untuk masyarakat yang tak mampu. Jika hal ini dilaksanakan dengan baik, pasti Indonesia akan menjadi Negara yang mempunya sumber daya manusia yang bagus, tidak seperti sekarang ini.